Konon,
saat manusia belum mengenal tulisan (saman pra sejarah), manusia saling
berhubungan atau berkomunikasi sesamanya hanya dengan kata-kata, namun
seiring dengan berjalannya waktu, komunikasi antar manusia pun berubah
menjadi beragam cara termasuk lahirnya berbagai simbol atau tulisan
(saman sejarah).
Merasa 'gengsi' dengan beragamnya kebudayaan yang eksis di dunia, maka Sumbawa pun melahirkan sebuah karya budaya dalam bentuk sastra tulisan yang dinamakan satera jontal. Satera jontal bukan sebuah sastra dari tulisan, melainkan bagaimana simbol tulisan itu sendiri disepakati dan dijadikan alat untuk berkomunikasi dalam bentuk tulisan..
Satera
Jontal merupakan kebudayaan kuno etnis Samawa (sumbawa) yang diwujudkan
dalam bentuk lambang, kemudian tiap-tiap lambang tersebut terdapat
makna tersendiri. Dinamakan satera jontal, karena tulisan ini banyak
ditulis di atas jontal (daun lontar). Dan Satera merupakan sastera dalam
bahasa Indonesianya.
Daun
lontar merupakan tanaman yang banyak tumbuh di dataran sumbawa. untuk
menulis satera jontal bukan menggunakan tinta, namun bara apilah yang
digunakan untuk menggores permukaan lontar tersebut sehingga
berbentuklah kalimat. peninggalan satera jontal masih ada di sumbawa.
dan itu merupakan barang sejarah yang harus di lestarikan


0 komentar:
Posting Komentar